Setiap cairan yang kita konsumsi, termasuk air, memiliki tingkat keasaman atau kebasaan yang diukur menggunakan skala PH. Skala ini berkisar dari 0 hingga 14, di mana angka 7 dianggap netral. Nilai di bawah 7 menunjukkan sifat asam, sementara nilai di atas 7 menunjukkan sifat basa (alkali).
Dalam konteks air minum, terutama air le mineral, pemahaman tentang PH menjadi krusial. Air le mineral, yang secara alami mengandung mineral terlarut, memiliki PH yang bervariasi tergantung pada sumber dan komposisi mineralnya. Keseimbangan PH dalam tubuh kita juga sangat penting untuk berbagai fungsi biologis.
Tubuh manusia memiliki mekanisme kompleks untuk menjaga PH darah agar tetap berada dalam kisaran yang sempit, yaitu antara 7,35 hingga 7,45. Perubahan kecil saja dari rentang ini bisa berakibat serius pada kesehatan. Oleh karena itu, apa yang kita minum dapat berkontribusi pada upaya tubuh untuk menjaga keseimbangan ini.
Air le mineral umumnya memiliki PH yang berada di kisaran sedikit asam hingga sedikit basa. Banyak sumber air le mineral alami memiliki PH mendekati netral, yaitu sekitar 7. Namun, beberapa bisa sedikit lebih tinggi atau lebih rendah. Air yang berasal dari pegunungan atau sumber mata air yang kaya akan kalsium dan magnesium cenderung memiliki PH yang lebih tinggi (lebih basa).
Air dengan PH yang sangat rendah (sangat asam) biasanya tidak umum ditemukan sebagai air minum kemasan karena rasanya yang tidak enak dan potensi korosifnya. Sebaliknya, air dengan PH yang sangat tinggi (sangat basa) juga jarang ditemui secara alami dalam jumlah yang signifikan.
Penting untuk dicatat: Klaim bahwa air le mineral "alkali" atau "basa" dengan PH tinggi (misalnya PH 8 atau lebih tinggi) memiliki manfaat kesehatan khusus masih menjadi subjek penelitian dan perdebatan ilmiah. Meskipun beberapa penelitian awal menunjukkan potensi manfaat antioksidan atau perbaikan kadar gula darah, bukti ilmiah yang kuat dan meyakinkan masih perlu dikumpulkan.
Terlepas dari perdebatan mengenai air alkali, air le mineral secara umum sangat penting untuk hidrasi. Hidrasi yang baik adalah kunci untuk berbagai fungsi tubuh, termasuk:
Meskipun PH spesifik air le mineral mungkin tidak sepenting aspek hidrasi dan kandungan mineralnya, memilih air dengan PH yang netral atau sedikit basa dapat memberikan rasa yang lebih segar bagi sebagian orang. Konsumsi air yang cukup dari sumber yang terpercaya, terlepas dari PH-nya, tetap menjadi prioritas utama untuk kesehatan.
Saat memilih air le mineral, perhatikan beberapa hal berikut:
Pada akhirnya, air le mineral adalah pilihan hidrasi yang baik. Memahami peranan PH air le mineral, sambil tetap fokus pada kebutuhan hidrasi harian Anda, adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.