Surah Al-Maidah (Hidangan)

Keberkahan dan Hukum Surah Al-Maidah Visualisasi Ayat Hukum dan Perjanjian
AL-MA'IDAH (HIDANGAN) - SURAH KE-5

Berikut adalah kutipan ayat-ayat penting dari Surah Al-Maidah untuk memberikan gambaran lengkap mengenai isi dan pesannya. Surah ini adalah salah satu surah Madaniyah yang memuat banyak sekali aturan hukum, perjanjian, dan kisah penting.

1
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَوْفُوا بِالْعُقُودِ ۚ أُحِلَّتْ لَكُمْ بَهِيمَةُ الْأَنْعَامِ إِلَّا مَا يُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ غَيْرَ مُحِلِّي الصَّيْدِ وَأَنْتُمْ حُرُمٌ ۗ إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ مَا يُرِيدُ
Hai orang-orang yang beriman, penuhilah segala (macam) aqad (perjanjian). Dihalalkan bagimu (memakan) binatang ternak, kecuali yang akan dibacakan kepadamu (dilarang), dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang ihram. Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya.
2
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُحِلُّوا شَعَائِرَ اللَّهِ وَلَا الشَّهْرَ الْحَرَامَ وَلَا الْهَدْيَ وَلَا الْقَلَائِدَ وَلَا آمِّينَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنْ رَبِّهِمْ وَرِضْوَانًا ۖ وَإِذَا حَلَلْتُمْ فَاصْطَادُوا ۚ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ أَنْ صَدُّوكُمْ عَنِ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَنْ تَعْتَدُوا ۘ وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi’ar-syi’ar Allah, dan jangan (melanggar) bulan haram, jangan (mengganggu) korban (hadyu) dan (mempermainkan) kalung binatang kurban, dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari karunia dan keridhaan dari Tuhannya, dan apabila kamu telah bertahallil, bolehlah kamu berburu. Janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum mendorongmu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Tinjauan Umum Surah Al-Maidah

Surah Al-Maidah merupakan surah ke-5 dalam urutan mushaf Al-Qur'an, terdiri dari 120 ayat. Surah ini merupakan salah satu surah Madaniyah yang diturunkan setelah Hijrah. Kandungan utama surah ini berfokus pada penetapan hukum-hukum syariat Islam yang rinci, menjadikannya sumber penting dalam fikih.

Ayat-ayat awal surah ini langsung menekankan pentingnya **memenuhi janji dan akad (perjanjian)**, sebagaimana disyariatkan dalam ayat pertama. Setelah itu, Allah SWT membahas tentang penghalalan binatang ternak (kecuali yang dilarang seperti bangkai dan hewan yang disembelih bukan atas nama Allah), serta larangan melakukan pelanggaran saat melaksanakan ibadah haji, seperti berburu atau mengganggu orang yang sedang thawaf.

Pentingnya Keadilan dan Toleransi

Salah satu pesan moral yang sangat kuat dalam Al-Maidah adalah seruan untuk berlaku adil dan tidak terbawa emosi negatif. Ayat 2 secara eksplisit melarang umat Islam untuk membiarkan kebencian terhadap suatu kaum (misalnya karena mereka pernah menghalangi dari Masjidil Haram) mendorong mereka untuk berbuat zhalim atau melampaui batas. Poin krusialnya adalah perintah untuk **"Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa."** Ini menunjukkan bahwa keadilan adalah fondasi dari ketakwaan.

Lebih lanjut, Surah Al-Maidah juga berisi aturan mengenai makanan yang halal dan haram, hukum perburuan saat ihram, serta tata cara wudhu dan tayammum (ayat 6). Selain itu, surah ini juga membahas kisah-kisah penting, termasuk kisah tentang perjanjian (misytaq) dengan Bani Israil, dan bagaimana mereka melanggarnya. Kisah pembunuhan Habil oleh Qabil juga disinggung untuk menunjukkan betapa buruknya konsekuensi dari perbuatan yang didorong oleh iri hati dan permusuhan.

Hukum dan Syariat dalam Al-Maidah

Surah ini memberikan dasar hukum untuk beberapa hal krusial:

  1. Ketentuan makanan yang diperbolehkan dan yang dilarang (termasuk daging babi dan hewan yang disembelih tanpa menyebut nama Allah).
  2. Hukum pidana Islam (seperti had pencurian dan hukuman bagi pengkhianat).
  3. Kewajiban menunaikan janji dan akad.
  4. Aturan mengenai perizinan dan perlindungan bagi non-muslim yang hidup di bawah naungan kekuasaan Islam (konsep perlindungan komunal).

Secara keseluruhan, Surah Al-Maidah adalah sebuah konstitusi mini bagi umat Islam dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, beragama, dan bernegara. Penekanan pada integritas, pemenuhan janji, dan keadilan merupakan tema sentral yang harus terus dihidupi oleh setiap Muslim. Kesempurnaan hukum yang diturunkan oleh Allah SWT ini tercermin dalam ayat-ayat yang menyentuh aspek spiritualitas sekaligus regulasi sosial.

Untuk mendapatkan bacaan lengkap Surah Al-Maidah (53-120), disarankan merujuk pada mushaf atau sumber tafsir terpercaya.

🏠 Homepage