Surah Az-Zalzalah (secara harfiah berarti "Kegoncangan") adalah surah ke-99 dalam Al-Qur'an. Meskipun hanya terdiri dari delapan ayat, kandungan maknanya sangat mendalam dan sering kali membuat hati gentar ketika direnungkan. Surah ini secara eksplisit menggambarkan salah satu peristiwa terbesar dalam sejarah alam semesta: hari kiamat, di mana bumi akan mengalami goncangan hebat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Kekuatan utama surah ini terletak pada kemampuannya untuk memvisualisasikan momen transisi antara kehidupan duniawi dan pertanggungjawaban akhirat. Fokus utama dari surah ini adalah untuk mengingatkan manusia bahwa segala perbuatan, sekecil apa pun, tidak akan luput dari perhitungan Allah SWT.
Ayat kunci dalam perenungan ini adalah ayat ketiga, yang merupakan inti dari peringatan tersebut. Mari kita lihat teks aslinya, transliterasi, dan terjemahannya.
Wa qāla al-insānu mā lahā
"Dan manusia bertanya, 'Apa yang terjadi padanya?'"
Ayat ini menangkap reaksi spontan dan penuh keheranan dari umat manusia ketika goncangan pertama (atau goncangan dahsyat kiamat) itu terjadi. Kata "al-insān" (manusia) di sini merujuk pada seluruh umat manusia yang menyaksikan fenomena alam luar biasa yang bertentangan dengan semua hukum fisika yang mereka kenal di dunia.
"Apa yang terjadi padanya?" (مَا لَهَا - *mā lahā*): Pertanyaan ini mengandung unsur keterkejutan, ketidakpercayaan, dan ketakutan. Manusia, yang selama hidupnya merasa aman dan mengendalikan lingkungannya, tiba-tiba dihadapkan pada kehancuran total. Mereka kebingungan karena bumi, yang selama ini menjadi pijakan stabil, kini bergerak tak terkendali.
Dalam konteks ayat-ayat sebelumnya (Ayat 1 dan 2 yang menjelaskan goncangan dahsyat), Ayat 3 berfungsi sebagai jembatan naratif. Ia menyoroti betapa kecil dan lemahnya manusia di hadapan kebesaran Allah. Semua kekayaan, kekuasaan, dan kecerdasan yang mereka banggakan menjadi sirna seketika saat mereka berhadapan dengan realitas akhir zaman.
Pertanyaan yang penuh kebingungan ini dijawab dengan tegas oleh Allah SWT pada ayat-ayat berikutnya (Ayat 4 hingga 8). Jawaban tersebut menjelaskan bahwa goncangan ini bukan disebabkan oleh bencana alam biasa, melainkan karena bumi diperintahkan untuk:
Jadi, pertanyaan "Apa yang terjadi padanya?" dijawab: Bumi sedang melaksanakan perintah Ilahi untuk 'melaporkan' semua yang pernah terjadi di atas permukaannya, termasuk setiap perbuatan baik dan buruk manusia.
Perenungan Surah Az-Zalzalah, khususnya ayat 3, memberikan beberapa pelajaran penting bagi seorang Muslim:
Memahami Surah Az-Zalzalah adalah tentang menerima realitas bahwa kehidupan dunia ini hanyalah sementara, dan panggung terbesar akan segera digelar, di mana bumi sendiri akan menjadi saksi atas pertunjukan amal kita.