Ilustrasi: Permintaan yang melebihi batas ukuran yang diperbolehkan.
Dalam dunia pengembangan web dan interaksi klien-server, kita sering dihadapkan pada berbagai kode status HTTP yang menginformasikan hasil dari sebuah permintaan. Sebagian besar pengguna mungkin akrab dengan kode 404 (Not Found) atau 500 (Internal Server Error). Namun, ada kode spesifik yang jarang muncul dalam operasional sehari-hari tetapi krusial untuk dipahami, yaitu kode 414 AKG, atau lebih formalnya, HTTP Status Code 414: URI Too Long.
Kode 414 AKG (URI Too Long) menandakan bahwa server menolak untuk memproses permintaan karena URI (Uniform Resource Identifier) yang dikirimkan oleh klien terlalu panjang. URI ini mencakup URL lengkap, termasuk path, string kueri, dan fragmen. Intinya, permintaan HTTP yang diterima oleh server melebihi batas panjang URL yang telah ditentukan oleh server tersebut.
Penting untuk dicatat bahwa meskipun kode ini sering disebut sebagai 414 AKG, "AKG" bukanlah bagian resmi dari spesifikasi HTTP standar. Kemungkinan besar, penambahan "AKG" ini muncul dalam konteks spesifik sistem atau interpretasi lokal, namun inti masalahnya tetap merujuk pada kode status 414 standar yang didefinisikan dalam protokol HTTP.
Mengapa server perlu membatasi panjang URL? Ada beberapa alasan fundamental terkait keamanan, performa, dan stabilitas sistem:
Kesalahan 414 AKG umumnya muncul ketika klien mencoba mengirimkan data dalam jumlah besar melalui metode HTTP GET, bukan metode POST.
Metode GET dirancang untuk mengambil data, dan parameter yang diperlukan harus dilewatkan melalui string kueri (bagian setelah tanda tanya di URL). Jika aplikasi mencoba menyimpan banyak data sesi, token otorisasi besar, atau data formulir yang sangat panjang langsung di URL GET, batasan panjang URI akan terlampaui. Sebaliknya, metode POST dirancang untuk mengirim data besar di badan (body) permintaan, sehingga jarang memicu 414.
Contoh umum meliputi:
Jika Anda seorang pengguna yang menemukan kesalahan ini, langkah terbaik adalah melaporkan kepada pengembang situs tersebut. Namun, jika Anda adalah pengembang yang mengelola aplikasi tersebut, berikut beberapa langkah mitigasi untuk mengatasi masalah 414 AKG:
Ini adalah solusi paling fundamental. Jika Anda perlu mengirimkan data dalam jumlah besar (misalnya, lebih dari beberapa ratus karakter), ubah permintaan dari GET menjadi POST. Metode POST mengirimkan data di badan permintaan, yang secara praktis tidak memiliki batasan panjang seperti URI.
Tinjau kembali semua parameter yang dikirimkan. Apakah semua informasi yang dikirimkan benar-benar diperlukan di dalam URL? Hapus parameter yang tidak esensial. Pertimbangkan untuk menggunakan ID atau kunci sesi pendek di URL, dan ambil detail data sebenarnya dari database menggunakan kunci tersebut.
Jika batasan server terlalu konservatif untuk kebutuhan aplikasi Anda yang sah (misalnya, aplikasi yang memang harus menangani tautan panjang untuk kebutuhan pelaporan tertentu), Anda dapat menyesuaikan konfigurasi server. Misalnya, pada Nginx, Anda dapat mengubah direktif large_client_header_buffers, dan pada Apache, Anda dapat memodifikasi LimitRequestLine.
Jika Anda mengarahkan (redirect) pengguna berdasarkan parameter kueri yang panjang, pastikan bahwa proses redirect tersebut tidak membuat URL tujuan menjadi terlalu panjang di sisi server atau klien.
Kesimpulannya, kode 414 AKG adalah peringatan bahwa klien telah melanggar batasan panjang URL yang ditetapkan oleh infrastruktur server. Dengan memahami sifat dasar permintaan HTTP dan memilih metode pengiriman data yang tepat, pengembang dapat secara efektif menghindari masalah ini dan memastikan komunikasi klien-server berjalan lancar.