Ikan arwana, dengan penampilannya yang megah dan anggun, seringkali menjadi primadona di kalangan penghobi ikan air tawar. Keindahannya yang klasik menjadikannya simbol kemakmuran dan kekuatan. Namun, untuk menjaga agar ikan arwana tetap sehat, aktif, dan warnanya mempesona, diperlukan pemahaman mendalam mengenai cara perawatannya. Merawat arwana bukan sekadar memberi makan, melainkan sebuah seni yang membutuhkan dedikasi dan perhatian terhadap detail lingkungan hidupnya.
Arwana adalah ikan predator besar yang membutuhkan ruang gerak luas. Akuarium yang terlalu sempit akan menghambat pertumbuhannya dan memicu stres. Minimal, akuarium untuk arwana dewasa sebaiknya berukuran panjang 150 cm, lebar 60 cm, dan tinggi 60 cm. Semakin besar, semakin baik. Pertimbangkan juga tinggi akuarium yang cukup agar arwana tidak melompat keluar, terutama jenis arwana yang terkenal dengan kebiasaan melompatnya.
Kualitas air adalah faktor krusial dalam perawatan arwana. Arwana sangat sensitif terhadap perubahan parameter air. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Filter yang kuat dan efisien sangat dibutuhkan untuk menjaga kejernihan dan kebersihan air. Kombinasi filter mekanik (untuk menyaring kotoran fisik) dan filter biologis (untuk menguraikan zat berbahaya seperti amonia) adalah pilihan terbaik. Penempatan filter yang tepat juga penting untuk menciptakan sirkulasi air yang baik di seluruh akuarium.
Meskipun sudah menggunakan filter yang baik, pergantian air sebagian secara rutin tetap wajib dilakukan. Lakukan pergantian air sekitar 20-30% setiap minggu. Gunakan air yang sudah diendapkan (untuk menghilangkan klorin) atau air yang sudah diberi obat penetral klorin. Penting untuk menjaga kestabilan parameter air, jadi hindari pergantian air dalam jumlah besar secara mendadak.
Arwana adalah ikan karnivora. Pakan yang bervariasi dan bergizi akan mendukung pertumbuhan dan kesehatan arwana. Beberapa jenis pakan yang disukai arwana antara lain:
Berikan pakan 1-2 kali sehari dengan jumlah yang cukup untuk habis dalam beberapa menit. Hindari memberi makan berlebihan yang dapat mengotori air dan menyebabkan masalah kesehatan pada ikan.
Pencahayaan yang tepat dapat meningkatkan warna arwana dan menciptakan suasana yang alami. Gunakan lampu akuarium dengan spektrum yang sesuai. Durasi pencahayaan biasanya antara 8-10 jam per hari. Hindari cahaya matahari langsung yang dapat memicu pertumbuhan alga berlebihan.
Dekorasi akuarium tidak hanya untuk estetika, tetapi juga bisa memberikan rasa aman bagi arwana. Gunakan substrat yang halus seperti pasir silika atau biarkan akuarium tanpa substrat sama sekali agar lebih mudah dibersihkan. Hindari dekorasi tajam yang bisa melukai ikan. Arwana juga suka bersembunyi, jadi sediakan beberapa tempat perlindungan seperti kayu apung atau tanaman air palsu.
Amati perilaku arwana Anda setiap hari. Tanda-tanda stres atau penyakit bisa meliputi:
Jika Anda menemukan tanda-tanda tersebut, segera identifikasi penyebabnya dan lakukan tindakan penanganan yang tepat, seperti memperbaiki kualitas air, mengganti pakan, atau mengobati penyakit jika memang diperlukan.
Merawat ikan arwana memang membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Dengan memenuhi kebutuhan dasar mereka secara optimal, Anda akan dapat menikmati keindahan dan keanggunan ikan arwana yang sehat dan mempesona di dalam akuarium Anda.