Pertanyaan mengenai jumlah ayat dalam setiap surat Al-Qur'an seringkali muncul di kalangan umat Islam yang ingin mendalami kitab suci mereka. Salah satu surat yang memiliki posisi unik dan menarik untuk dibahas adalah Surat Al-Hijr. Pertanyaan spesifiknya adalah: surat al hijr berapa ayat? Jawabannya akan kami paparkan secara jelas di sini, beserta sedikit ulasan mengenai keutamaan dan konteks penurunannya.
Jumlah Ayat Surat Al-Hijr
Secara definitif, berdasarkan Mushaf Utsmani yang menjadi standar penulisan Al-Qur'an, **Surat Al-Hijr memiliki total 99 ayat**.
Surat Al-Hijr adalah surat ke-15 dalam susunan mushaf Al-Qur'an. Surat ini tergolong dalam surat Makkiyah, yang berarti surat ini diturunkan sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Mayoritas ulama sepakat bahwa surat ini diturunkan pada periode dakwah yang semakin intensif di Makkah, dimana tantangan dan penolakan dari kaum kafir Quraisy semakin meningkat tajam. Dengan jumlah 99 ayat, Al-Hijr menyajikan rangkaian kisah, peringatan, dan penguatan bagi Nabi Muhammad SAW serta kaum mukminin.
Konteks dan Tema Utama Al-Hijr
Meskipun pertanyaan utama adalah mengenai jumlah ayat, pemahaman akan konteks ayat-ayat tersebut memberikan kedalaman spiritual. Nama "Al-Hijr" sendiri merujuk pada sebuah lokasi di utara Syam (sekarang bagian dari Yordania), yang merupakan bekas pemukiman kaum Tsamud, kaum Nabi Shalih AS. Allah SWT menggunakan kisah kaum Tsamud yang dihancurkan karena kekafiran mereka sebagai peringatan keras bagi kaum Quraisy di Makkah yang menolak risalah tauhid.
Kisah Kaum Tsamud dan Peringatan
Ayat-ayat awal surat ini membahas kebenaran Al-Qur'an dan kepastian hari kiamat. Kemudian, Allah SWT mengingatkan tentang kehancuran kaum Tsamud yang mendustakan mukjizat unta betina yang dikeluarkan Nabi Shalih. Penggambaran kehancuran mereka menunjukkan bahwa kekuasaan Allah tidak dapat ditolak, dan peringatan keras ini menjadi pesan utama bagi para penentang Nabi Muhammad SAW saat itu.
Pujian Terhadap Al-Qur'an dan Tugas Nabi
Surat ini juga memuat ayat-ayat yang menegaskan bahwa Al-Qur'an adalah wahyu yang dijaga kemurniannya dari gangguan (seperti yang termaktub dalam ayat 9, "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur'an, dan Kami-lah penjaganya"). Penegasan ini memberikan ketenangan bagi Rasulullah di tengah ejekan kaum musyrikin yang menuduh Al-Qur'an itu adalah sihir atau karangan belaka.
Pelajaran dari 99 Ayat
Dengan 99 ayatnya, Surat Al-Hijr mengandung berbagai pelajaran penting:
- Keagungan Penciptaan: Terdapat pembahasan mengenai ciptaan Allah seperti bintang-bintang, gunung, dan proses menurunkan hujan, yang semuanya merupakan bukti kebesaran-Nya.
- Kisah Para Nabi: Selain kisah Nabi Shalih, surat ini juga menyentuh kisah Nabi Ibrahim AS yang berdialog dengan kaumnya, serta kisah Nabi Luth AS.
- Kesabaran dalam Dakwah: Surat ini menekankan pentingnya kesabaran bagi Nabi Muhammad SAW dalam menghadapi cemoohan dan penolakan, dengan janji bahwa hasil akhir akan berada di tangan Allah.
Keistimewaan Surat Al-Hijr
Sebagaimana surat Makkiyah lainnya, Al-Hijr sangat fokus pada pondasi akidah, yaitu tauhid, kenabian, dan hari kebangkitan. Mengkaji surat ini secara mendalam—menyadari bahwa di dalamnya terdapat 99 ayat yang saling terkait—memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai strategi dakwah dan strategi perlindungan ilahi terhadap Al-Qur'an.
Jadi, untuk menjawab secara ringkas pertanyaan awal, **surat al hijr berapa ayat**? Jawabannya adalah 99 ayat. Jumlah ini, meski tidak sebanyak surat-surat Madaniyah, memiliki bobot kandungan akidah yang sangat signifikan, menjadikannya salah satu permata dalam Juz ke-14 Al-Qur'an.