Setelah Al-Maidah Adalah Surat Apa?

٥ Al-Maidah ٦ Al-An'am

Ilustrasi urutan surat setelah Al-Maidah.

Pertanyaan mengenai urutan surat dalam Al-Qur'an adalah hal yang sangat mendasar bagi setiap Muslim. Ketika kita berbicara tentang setelah surat Al-Maidah adalah surat apa, kita merujuk pada Mushaf standar yang telah disepakati oleh umat Islam di seluruh dunia.

Secara kronologis dalam susunan mushaf, Surat Al-Maidah (Surat ke-5) diikuti oleh Surat Al-An'am (Surat ke-6). Ini adalah urutan yang kita temukan di hampir setiap cetakan Al-Qur'an saat ini. Penting untuk dicatat bahwa urutan dalam mushaf (disebut *tartib*) berbeda dengan urutan pewahyuan (*nuzul*). Al-Maidah adalah salah satu surat Madaniyah terakhir, sementara Al-An'am (yang merupakan surat Makkiyah terpanjang) diwahyukan jauh lebih awal.

Mengenal Surat Al-An'am (Surat ke-6)

Surat Al-An'am (الأنعام) secara harfiah berarti "Binatang Ternak". Surat ini menempati posisi keenam dalam mushaf dan merupakan surat yang sangat kaya akan muatan tauhid (keesaan Allah) dan hujjah (argumen) melawan kaum musyrik pada masa kenabian.

Meskipun urutan penulisan Al-Qur'an berdasarkan wahyu menempatkan Al-An'am di urutan awal (sebagai surat Makkiyah yang besar), penempatannya setelah Al-Maidah dalam mushaf memiliki hikmahnya sendiri, seringkali dikaitkan dengan bagaimana para sahabat dan Khalifah Utsman menyusun standar mushaf berdasarkan pengajaran Rasulullah SAW di akhir hayat beliau.

Karakteristik Utama Surat Al-An'am

Surat Al-An'am mengandung beberapa tema sentral yang menjadi pondasi akidah:

  1. Keesaan Allah dalam Penciptaan: Surat ini secara detail menyebutkan bukti-bukti kebesaran Allah dalam menciptakan langit, bumi, siang, malam, dan berbagai makhluk hidup, termasuk binatang ternak yang menjadi namanya.
  2. Penolakan Terhadap Syirik: Banyak ayat yang secara tegas membantah praktik penyembahan berhala dan menolak anggapan bahwa ada sekutu bagi Allah.
  3. Hukum Makanan (Halal dan Haram): Meskipun Al-Maidah lebih fokus pada hukum-hukum syariat, Al-An'am juga memberikan dasar-dasar mengenai apa yang boleh dikonsumsi dan apa yang dilarang, khususnya berkaitan dengan status hewan kurban dan bangkai.
  4. Kisah Para Nabi: Terdapat kisah-kisah para nabi terdahulu, seperti Nabi Ibrahim AS, yang menjadi teladan dalam perdebatan melawan logika kaum musyrik.

Perbedaan Urutan Mushaf dan Wahyu

Memahami bahwa setelah surat Al-Maidah adalah Al-An'am dalam *tartib* (susunan) adalah penting. Banyak orang awam terkadang bingung karena surat-surat yang diwahyukan di Makkah (seperti Al-An'am) seringkali berada di awal mushaf (jika dilihat dari sisi kronologi penurunan wahyu), sementara surat-surat Madaniyah (seperti Al-Baqarah, Al-Imran, dan Al-Maidah) yang berisi banyak hukum sosial, politik, dan perdata, tersusun di awal mushaf.

Para ulama menjelaskan bahwa susunan mushaf yang kita pegang saat ini adalah *tawqifi* (berdasarkan petunjuk langsung dari Rasulullah SAW saat beliau memimpin pembacaan Al-Qur'an di hadapan Jibril AS pada tahun terakhir hidupnya). Dalam susunan ini, surat-surat panjang yang mengandung dasar-dasar hukum (seperti Al-Baqarah) diletakkan di awal, sementara surat-surat yang cenderung lebih pendek atau memiliki fokus spesifik (seperti Al-Maidah) diletakkan setelahnya.

Surat Al-Maidah sendiri dikenal sebagai surat yang membawa banyak penetapan hukum syariat yang detail, termasuk hukum hudud, makanan, dan perjanjian. Setelah membahas tuntas berbagai hukum dan konsekuensi perjanjian tersebut, Al-Qur'an kemudian beralih ke Al-An'am, yang menguatkan kembali fondasi utama, yaitu pengesaan Allah atas seluruh alam semesta sebagai persiapan ruhani sebelum masuk ke surat-surat berikutnya.

Sebagai kesimpulan, urutan yang benar dan diakui secara universal adalah: Surat ke-5 adalah Al-Maidah, dan surat yang datang setelah surat Al-Maidah adalah surat ke-6, yaitu Al-An'am. Memahami urutan ini membantu dalam menelusuri tema-tema utama yang dibahas dalam setiap bagian Al-Qur'an, meskipun kita tetap harus menghormati tata letak mushaf sebagaimana yang telah ditetapkan.

🏠 Homepage